Posted by: mathilde napitupulu | December 3, 2009

Berbagi kasih..

Hari ini tepat hari ketiga suhu badan ku naik turun..

Seumur umur aku ga pernah segininya.. God, capek kali y sakit ini.. ku perhatikan selama beberapa hari ini makan ku teratur aja dan bergizi lagi (:D hehehehe)

Kenapa dengan badan ku .. kepala pusing, ga mood makan.. sude ma mardomu disi… Amang tahe, nasib pangaranto on.. Badan sakit semua, bernapas aja susah.

Tapi sebenarnya bukan itu y mau aku tulis di blog ku..

Kemarin sabtu, tepat nya tanggal 28 November 2009 saya dan beberapa alumni del mengunjungi teman teman yang ada di panti asuhan PASTA. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama yang dilakukan oleh anak anak IA DEL. Banyak hal y bisa menjadi pelajaran hidup ketika saya disana. Melihat mereka tertawa adalah hal yang sangat indah hari itu.

Melihat mereka beraktivitas sangat menyentuh hati saya. Bagaimana tidak… saya bahkan tidak pernah berpikir jika saya berada diposisi mereka. PASTA tidak hanya diisi oleh mereka yang telah menjadi yatim piatu, atau yatim, atau piatu.. diantara mereka bahkan masih ada y memiliki orang tua lengkap, tapi keberadaan mereka di dunia ini tidak pernah diinginkan atau diharapkan oleh keluarga atau orang tua mereka..

Hmmm begini lah dunia.. mereka sangat sopan.. pintar dan semangat.. Aku bahkan mendapatkan berkat dari setiap senyum yang tersungging di tiap wajah mereka, dan itu sangat indah. Senyum mereka sangat tulus tanpa maksud apa pun.. Di dalam keberadaan mereka, senyum itu masih bisa mereka tebar kan.
Bisa kah kita sekalian membayangkan derita dan perasaan terabaikan y mereka rasakan selama ini.

Mungkin hamper tiap hari mami saya ataupun babe saya menelpon saya hanya untuk sekedar mengetahui kabar saya dan memastikan saya baik baik saja (meskipun di umur yang segini  ), tapi saya tidak pernah membayangkan jika saya menjadi mereka.. Saya memberanikan diri bertanya kepada seorang anak yang menjadi warga PASTA. Adik kecil itu bernama Ester. Ester masih memiliki seorang ayah dan adik. Ia bertemu ayah nya 3 bulan yang lalu.. Miris sekali!

Saya yakin, dia sangat haus akan kasih sayang dan perhatian… Inilah salah satu alas an saya harus senantiasa bersyukur atas berkat Tuhan.. Saya masih mendapatkan banyak perhatian dan kasih sayang dari orangtua dan teman teman. Tuhan memang memiliki rahasianya sendiri untuk tiap ciptaan nya. Dan orang orang seperti mereka lah yang Tuhan mau untuk saya lebih perhatikan. Tuhan akan mencukupkan kebutuhan mereka sesuai dengan bagian dan kekayaan Tuhan.

Saya harap mereka masih bisa terus tersenyum, dan tetap menjadi berkat dan kesaksian kasih Tuhan bagi banyak orang. Terimakasih adik kecil ! Mereka telah menjadi teladan untuk hidup dalam kesederhanaan!

Adakah diantara pembaca yang pernah mendengarkan lagu

“Burung pipit yang kecil, dikasihi Tuhan terlebih diriku dikasihi Tuhan”

Saya yakin Tuhan pasti mencukupkan mereka!Banyak cara yang Ia pakai untuk mencukupkan mereka saudaraku, termasuk melalui kita…. Tuhan juga bisa memakai saya dan saudara menjadi saluran berkat dan kasih bagi mereka…. Bukan karena jumlah atau kapasitas seberapa sering kita memberi…tetapi sudahkah kita memberikan dengan hati tulus?

Kiranya artikel ini bisa menjadi berkat bagi pembaca sekalian.

Posted by: mathilde napitupulu | December 1, 2009

And time becomes the only one who knows the value of love.

21 November 2009

And the story goes….

Have you ever felt of deeply yearn of someone?

Have you ever felt that you really want to see him smile at you?

Have you ever felt that you need to hear his voices?

But that could be a mission impossible for you…

Love…

Don’t know exactly when this feeling came up in my life and don’t really know how it works this much till it makes me so weird. I just keep thinking of him over and over again.

Need a pain killer for this feeling!

Love…

After all the sudden, I learn that not everything I can get at the moment I asked. This is the point He want me to know. He wants me to give thanks for every tear I shed, for every happiness I got, and for every step I made…

Now I learned many things about love, even I don’t know for sure that possibly the right things.

Love is not just the word showing that 2 people in a same feeling of happiness, likely, chemistry, way of thing, mind set, and hobby. It is not only about the man saying I love you, would you be mine…

Love is not just about the lady saying “Yes, I do… I love you too” and they made a commitment without knowing the consideration of it.

As the time goes by, they finally found those things that make a breaking situation. And it comes up with a very hard situation. Feeling of understanding, carrying, loving and togetherness lose. Both of them really need of loving, carrying, understanding, loving and togetherness from their spouse.

Till the very end of their sadness and the power of love… The time will show the value of love…

Will you still hiding of your feeling? Will you still pretend from the one you love, and just let the time goes by without saying that you love her/him….

 

Posted by: mathilde napitupulu | December 1, 2009

21 November 2009

21 November 2009

Thank God I could still write down my feeling till this moment of time…

After all I’ve been through for more than a month, just be honest… there are many things really stuck in my mind and I became a little bit weary and worried about.

Never have I missed my parents this much… I really want them to hold me just a few days ago… Maybe this silly headache and stomachache made me suffer of their love. I do yearn of my family, especially of my Mom. Stuck in my deadening project became the most reason of my “Home sick” feeling.

For a few weeks I thought that I could just became a strong and tough girl. But the reality, this thought really became a tough propotion. Sounds weird maybe, but this is the fact… I couldn’t even pass a day without thinking my mom, moreover after I heard she was not in a good health.

God, this is successfully ruining my mind!

What else????

While nobody knows how lonely I am, and after all of the sudden.. I have to hear my wonder woman was not in a good health.

I lost my spirit of being a big girl in a big world for a while. But, this is a must… I have to cheer her up and pretend to make everything will be just fine… God, I really want to hug her at this time…She is the one I really need tonight; I want to hold her tight…

All I can do just saying another pray and cheer her up. Never has she told me that she felt pain, but I knew she must be so upset and wanted me to be by her side that moment…

She got her medical treatment last Thursday and she said that everything on the right way… Well I hope so.

I cry on my bed, wishing she will be just doing fine.

I was wondering what’s going on with her…

I want to see her doing each activity…

I dream of her every night…

I wish I could be the one who might see of her and help her for every work she does.

I miss her for every amazing thing she has done…

I yearn the way she love me…

My dear one… Hopefully to see you get well soon…

She is the most beautiful woman alive I ever saw!

The most wonderful and touchable person I ever met!

I love the way she loves me…

Just get well soon Mom!

Posted by: mathilde napitupulu | December 1, 2009

Miss you Most (at Christmas time)

 

The fire is burning
The room’s all aglow
Outside the December wind blows
Away in the distance the carolers sing in the snow
Everybody’s laughing
The world is celebrating
And everyone’s so happy
Except for me tonight

Because I miss you
Most at Christmas time
And I can’t get you
Get you off my mind
Every other season comes along
And I’m all right
But then I miss you, most at Christmas time

I gaze out the window
This cold winter’s night
At all of the twinkling lights
Alone in the darkness
Remembering when you were mine
Everybody’s smiling
The whole world is rejoicing
And everyone’s embracing
Except for you and I

Baby I miss you
Most at Christmas time
And I can’t get you
Get you off my mind
Every other season comes along
And I’m all right
But then I miss you, most at Christmas time

In the springtime those memories start to fade
With the April rain
Through the summer days
Till autumn’s leaves are gone
I get by without you
Till the snow begins to fall

And then I miss you
Most at Christmas time
And I can’t get you
Get you off my mind
Every other season comes along
And I’m all right…
But then I miss you, most at Christmas time

 

Posted by: mathilde napitupulu | November 6, 2009

5 November 2009

Pagi ini aku mulai dengan banyak pemikiran dan berkat baru tentunya

 

Tidak seperti hari hari lainnya, hari ini aku belajar menghargai diriku dan mulai memikirkan diriku sendiri. Tentunya ini terjadi karena beberapa hal yang telah terjadi sebelumnya

 

Disaat kita merasa emosi, aku mulai sadar bahwa aku tidak boleh mengambil keputusan. Dan setelah semua yang terjadi, aku melihat ke dalam diri “Apa yang telah aku lakukan”

 

Ternyata banyak hal yang telah aku lakukan hanya untuk menyenangkan orang lain tanpa memperhatikan apakah aku sendiri nyaman dengan kondisi itu dan apakah Tuhan juga senang aku melakukannya.

 

“Aku terikut arus, tanpa tahu kemana arah yang aku ambil”

 

Jujur aku salah.. dan aku harus mulai menghargai diriku sendiri. Banyak hal yang telah merugikan diri sendiri yang aku ambil. Aku merasa terpojok setelah aku tahu, bahwa bahkan aku tidak bisa menghargai diriku sendiri.

 

Aku sedih, ketika sadar aku tidak bisa menghargai diri sendiri.

 

Semua keputusan yang aku ambil dan semua perlakuan orang lain terhadapku cukup membuatku sedih dan sakit.

 

Aku putuskan mulai saat ini, aku harus jadi seseorang yang tegas. Tegas terhadap diri sendiri dan tegas terhadap orang lain dan suatu masalah.

 

Apa pun itu, aku harus terima resiko nya, yang pasti aku harus mulai belajar menghargai diri sendiri.

 

Sambil merimangi semua yang terjadi, aku tidak sadar bahkan air mata pun jatuh…

Kita tidak bisa berharap kepada manusia. Apa yang telah kita buat terhadap orang lain semua nya itu harus dilandasi ketulusan hati tanpa mengharapkan apapun. Jika muncul pikiran untuk mendapatkan perlakukan serupa seperti hal baik yang kita lakukan, maka yang ada hanyalah sakit hati dan merasa tidak diperlakukan sewajarnya.

 

Hari ini aku belajar banyak hal. Aku harus kembali belajar bersyukur atas semua yang terjadi. Karena semua nya itu membuat aku lebih kuat. Semua nya itu juga mengenalkan aku dan mengajarkan aku pada sikap orang lain dan pribadi orang yang tidak seharusnya aku tiru. Dan yang pasti itu semua menunjukkan kepada ku keputusan yang harus aku pilih.

 

Aku berterimakasih kepada Tuhan Yesus karena selalu setia menguatkan dan memelukku dalam kondisi apa pun itu. Setidaknya hanya Dia sosok yang selalu tahu perasaan ku

 

 

Posted by: mathilde napitupulu | October 30, 2009

Kamis, 29 Oktober 2009

42-19816837

Kamis, 29 Oktober 2009

Hari ini aku bangun dengan ucapan syukur dan terimakasih untuk berkatnya yang masih aku rasakan.

Ntah kenapa hari ini aku begitu terpikir menjadi seorang ibu… Hahaha aku sendiri tertawa jika membayangkan hal luarbiasa itu terjadi pada ku kelak J

Pagi ini, setelah perbincangan ku dengan Nya aku memasak untuk sarapan pagi dan memasak cemilan untuk sarapan teman teman ku..

Sembari aku memasak aku mencuci beberapa pakaian yang kemarin malam aku tumpuk hehehehe.. Nah, disinilah pikiran itu muncul.. “Jika aku menjadi seorang ibu”

Suatu saat jika Tuhan berkenan, mungkin aku akan menjadi seorang ibu. Ibu dari anak anak ku nanti.. Hahahahaha J meskipun dalam perencanaan ku itu masih dalam waktu yang masih lama, tapi aku membayangkan nya pagi ini. Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan merawat dan membesarkan anak ku dengan tangan ku sendiri. Aku tidak akan mengijinkan orang lain yang memiliki bagian yang paling membahagiakan itu. Aku akan merawat mereka dengan tangan ku sendiri (mereka … secara aku rencana punya anak lebih dari satu wakaakakakaka)

Aku akan memasak untuk mereka, aku akan mencuci untuk mereka, aku akan menghapus peluh ku untuk mereka, aku akan tertawa untuk kehadiran mereka, aku akan banting tulang untuk mereka, aku akan menjadi pahlawan untuk mereka, aku akan menjadi body guard untuk mereka, aku akan menjadi badut bagi mereka, aku akan menjadi wanita tercantik untuk mereka, aku akan menjadi wanita nomor satu bagi mereka, aku akan menjadi apapun yang mereka inginkan selama aku masih bisa.

Aku akan berdiri di atas kedua kaki ku untuk menggendong dan membawa mereka kemanapun aku pergi. Aku akan mengajarkan mereka berjalan dengan kaki kecil mereka dan menyuapi mereka. Aku akan menangis untuk mereka jika mereka bersedih dan kesakitan. Aku akan menjadi seseorang yang akan selalu terlibat dalam hidup mereka, karena mereka adalah bagian penting dalam hidup ku nanti.

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan mengenalkan mereka kepada banyak hal yang akan menambah ilmu hidup mereka.. Aku ingin mereka tumbuh menjadi seseorang yang tangguh, mandiri dan beriman. Aku ingin mereka mempelajari banyak hal..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan menjadi seseorang yang pertama mereka lihat dipagi hari dengan senyum dan ciuman hangat.. dan aku juga ingin menjadi seseorang yang mereka lihat ketika mereka beranjak tidur.. Aku akan menjadi seseorang yang setia menunggu mereka belajar meskipun malam semakin larut..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku tidak akan malu untuk menyanyi di depan mereka dan memainkan piano untuk mereka.. Aku ingin mereka mengenal indah nya irama dan aku ingin mereka memiliki saat saat terindah dengan ku..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan mengajarkan mereka betapa pentingnya menghargai orang lain.. dan aku ingin agar mereka mengenal orangtua yang telah membesarkan ayah dan ibu nya. Terkhusus, aku ingin mereka mengenal dan mendapatkan banyak pelajaran hidup dari ibuku yang luarbiasa..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan mengenalkan mereka akan kasih yang murni dan abadi. Kasih yang akan selalu mereka dapatkan, bahkan Kasih itu lebih dari kasih yang aku bisa berikan untuk mereka..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku ingin mereka mengetahui banyak hal yang dapat dijadikan pedoman dalam hidup mereka. Aku ingin mereka tidak salah melangkah, dan aku ingin mereka mengetahui hal yang sepatut nya mereka ketahui dan yang tidak pantas untuk mereka lakukan.

Mereka akan menjadi sosok yang aku rindukan dalam hidup ku nanti. Mereka adalah berkat terindah, terunik dan akan selalu menarik untuk ditelusuri. Mereka adalah buah cintaku, dan mereka adalah malaikat dalam hidupku. Suatu saat, aku ingin mereka bisa berkata bahwa mereka bangga memiliki ibu seperti ku J.

Meskipun demikian, jika aku menjadi seorang ibu aku akan menghajar anak ku dengan kasih. Aku akan memberikan mereka ganjaran untuk setiap kesalahan yang mereka lakukan dengan sengaja. Sebab lebih baik ciuman dengan tamparan daripada ciuman dengan jilatan. Aku ingin mereka belajar dari kesalahan dan tidak akan jatuh pada kesalahan yang sama. Dan jika mereka tidak sanggup untuk berjalan sendiri, aku akan berjalan dan kami akan melaluinya bersama sama.

Jika aku menjadi seorang ibu, akan akan menjadi teman bagi mereka yang bisa berbagi kisah cinta dan pelajaran. Aku ingin mereka meraih impian mereka dan aku akan berlari dengan mereka. Aku ingin mereka menjadi sosok yang bisa diandalkan dimanapun mereka berada. Aku ingin mereka bisa bangga dan percaya pada diri mereka.

Aku akan memberikan apapun yang aku bisa berikan untuk mereka. Aku harus siap dengan segala konsekuensi bahwa suatu saat aku harus rela membuang keegoisan ku untuk mereka. Aku akan meluangkan waktu kerja ku untuk mereka. Aku akan membawa dan mengenalkan mereka akan tanah kelahiran ku dan suku ku. Aku akan membawa mereka berlibur untuk berbagi keceriaan mereka. Aku harus berbagi cinta pria yang aku cintai dengan anak ku nanti.

Dan yang pasti semua kisah di atas bisa terjadi jika Tuhan berkenan dan mau mempertemukan aku dengan dia, pria yang tulang rusuk nya ada pada ku.

Kami akan berjuang bersama untuk anak anak ku nanti. Dan itu jika Tuhan berkenan….

Posted by: mathilde napitupulu | October 23, 2009

18 Oktober 2009

Kapal PEsiar Costa Allegra at Port of Makassar

Well, this is another day of “Journey of Makassar session II” hahaha…

I’d like to begin my daily story of life with very nice things to be highlighted.

We can pray. We got time and we got faith. Faith often appears where least expected and falters where it ought to thrive.”

As I spend about 48 hours here, I found many things to be shared to you all… J There are many weird things and many things need to be considered. When I enjoyed the time to have myself some sport in the morning, I found many people staring at me because of my necklace. It is a cross necklace actually, but I just keep asking myself “Is it a problem for you people of my necklace?”

I guess it is still normal in this normal world, but may be not in your small and tiny mind also illiberality way of thinking. At the time they stared at me, I just keep smile as if nothing weird need to be placed as a trouble.

So this is it, I thought it’s the time that my faith would be tested. I would never shame of my Christianity. Whatever you said about me, whatever you think about me that would not be a doubt of my presence here.

That’s become the real “sheep around the wolves “J. I took it for granted as a growth of faith. I cast doubt on pursuing me of your belief. It ain’t changing me at all!

All I need to do here is just trying to do my best, work hard and study hard. That’s it! I just put on my faith on His hand, He who considers me as His beloved daughter. Never will He forsaken me and abandon me. He knows me well and I bet He knows where He put me at. Even if I’m in the middle of nowhere, the place I never knew, I just keep holding on His almighty hand. I can pray every time if the needs be.

That’s all I can do best.

His promises keep me save and feel granted to go everywhere He allowed me to go. His love is eternal for me and you, so keep faith J !!

Posted by: mathilde napitupulu | October 23, 2009

16 Oktober 2009

Port of Makassar in the evening..Hello everybody… J

At this time, I would like to share you about my trip to Makassar, the place where I never thought I’d be. First of all, I’d like to thank God for His mercy welling in my whole life. Never will He forsake me, and never has He abandoned me.

Ok, at the first time I got a call saying that I’d go to Makassar I am surprisingly shocked. I thought my bones are out of my flash hahaha… The thing I am most afraid of is my parent’s boarding pass agreement (Lebay mode on :)

Somehow, I couldn’t just saying “yes” easily without any permission from my parents. Well, then I took up the phone, and then I heard a cool voice from the other side saying “Syallom nang… J “

“Syallom”, I replied. “Mom, I just got a call saying that I have to go to Makassar for a project. Can I go there?”. Without any waiting time she shouted from the phone “What??? Makassar? Are you just trying to give me a heart shocking test or what? It wasn’t a good joke actually! But if you really want to hear my answer, well… with all of my glad I say NO!”

After I explained her everything about the APARTMENT (instead of housing hehehe J ), foods and transportation then she agreed. Well… I got permission though… Next mission is to convince my dad for my project trip. Well, this gonna be a hard one. I am surprised, he allowed me with only a sweet sound of my “Babe sayang” phrase hahaha…

On the way to Makassar 16 October 2009 I got a ridiculous landing… That was nearly the most deadly landing I ever had in my live. How come a big enough plane could do a landing about 2 meters above a tree around the farms and people’s housing…? Gee… That’s really dreaded.

But, again thank God for His mercy in me =).

After I met my PM at the airport, he took me to a warteg and asked me about some food. “I hope you’d like Dara… You’ll have it some, would you mind? That is really delicious…”

And guess what… Hahaha… as the weird name, the “Dara has just rocked me out! It tastes really weird and so spicy.” Hmm, pretty good enough to make my day turn golap :D . I spend a lot of time to the toilet because of Dara. I guess that’s all ‘bout my first launching day in Makassar… Pertamax gitu lohh…

So far, I really thank God for His mercy remains in me. For the most trustful thing is that He is the One who letting me came up here, that’s because of a reason I’ll never know for sure. Whatever the reason will be, let it be just for making the best of me. May it all brought wisdom, self motivated and a bright future for me.

Bersemangat!!!!

Jesus is with us.

Posted by: mathilde napitupulu | October 23, 2009

Minggu yang indah..

05_02_6---Bible_web

11 Oktober 2009

Sudah cukup lama aku tidak menulis..

Selain karena waktu yang sering sekali tidak memungkinkan dan banyak hal yang lebih penting yang harus dilakukan, akhirnya aku jadi jarang menulis..

Sampai akhirnya kejadian dan suatu hal sore hari ini benar benar menyentuh hatiku.

Kesibukan ku seminggu ini cukup membuat aku letih dan sibuk. Tapi aku tetap bersyukur, itu semua merupakan bagian dari hidup yang harus aku jalani untuk menjadi seorang Mathilde yang lebih bijak dan dewasa.

Bahkan beberapa hari tinggal di kota besar ini, aku diberikan Tuhan seorang teman baru J. Teman yang sangat baik dan banyak hal menarik yang aku dapat darinya.

Ntah karena apa, pagi pagi benar tanggal 11 aku berdoa.. Hmm, dalam doaku aku berbincang bincang dengan Nya dalam hati.. wah, benar benar luar biasa. Kejadian hari ini membuat aku sangat terharu. Hehehehehe….

Banyak hal yang terjadi dalam hidup setiap orang.. ada yang datang dalam seberkas waktu yang sangat singkat dan pergi. Ada juga yang datang dengan membawa senyum namun tetap membekas di hati.

Tuhan mengijinkan kita bertemu banyak orang dalam hidup setiap kita. Dia ingin kita belajar dari masing masing mereka, ingin kita bisa menerima orang dan dari pertemuan itu Tuhan punya sebuah rencana yang bahkan kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.

Yang pasti tidak ada yang sia sia..

Kemarin sore (11 Oktober 2009) aku pergi ke Gereja dekat rumah. Semenjak bincang bincang pagi itu aku menjadi lebih damai dan tenang. J Cukup senang dengan perasaan seperti itu.. Ketika di Gereja, ada sebuah lagu yang benar benar membuat aku terharu, sampai aku tidak sadar bahwa waktu itu aku telah meneteskan air mata. Lagu itu sangat sederhana, namun memiliki makna yang sangat menyentuh..

Hidupmu kitab terbuka dibaca sesamamu;

Apakah setiap pembacanya melihat Yesus dalam mu

Nyatakan Yesus dalammu, nyatakan Yesus dalammu

Sampaikan firman denmgan hati tegus, nyatakan Yesus dalammu

Ketika menyanyikan lagu baru ini, aku benar benar terenyuh. Mungkin selama ini kitabku yang terbuka tidak menunjukkan adanya Yesus dalam ku. Banyak hal yang kurang berkenan yang telah membuat hati Bapaku sedih..

Banyak hal yang terkadang kita lakukan dengan sengaja dan itu jelas jelas membuat hati Nya sedih. Dia ingin sekali kita sadar apa yang telah kita perbuat, namun sepertinya kita sangat keras kepala. Sulit untuk mendengarkan masukan dari Dia yang lebih tahu segalanya.

Kita bahkan lebih cendrung menerima pendapat orang lain yang tidak mengenal kita luar dan dalam daripada Dia yang menciptakan kita.

Aku harus ikut teladan Nya yang benar benar ingin bersahabat dengan setiap orang dan menjadi berkat dimanapun Dia berada.

Terimakasih Bapa, banyak hal yang telah kudapat sepanjang tanggal 11 Oktober 2009 ini. Banyak hal yang layak dijadikan pelajaran. Kiranya artikel ini dapat menjadi berkat bagi pembaca.

Tuhan menyertai kita.

Posted by: mathilde napitupulu | October 12, 2009

My Apologies

After all I’ve been trough… everything seems so vain, meaningless and unacceptable….

I’ve been trying to figure them out, but they seem so far away…

I wonder to know what would my life be, what would my future be…..

I wish, one day when I old I would flashback my life and look behind and say

“I’ve been through my days, and passed them by but I live the life not survive with them”.

Hope its not too late, such a song it’s too late to apologies…..
So from now on, I’d like so say to my self, be well prepared , smile, keep strong, and get ready for the brand new day!!

I have my own faith that I can face face this with Him who created me, and imminent I can see everything ok! (I pray that so).

Older Posts »

Categories