Posted by: mathilde napitupulu | January 25, 2010

Mari membaca – MyHobby

18 Januari 2009

Fiuhhhh .. finally after waiting my great 2 days, I ‘ve done with my book, great book actually.. “Sang Pemimpi”.

Semenjak kecil, saya telah dikenalkan dengan budaya membaca.. dan saya suka itu.

Menginjak usia ke 17 saya berjanji untuk membaca setidak nya satu buku setiap bulan nya. And, kebiasaan itu masih berjalan sampai sekarang.. kalau ada waktu saya merangkum beberapa buku yang saya baca selama tinggal di Jakarta.. They’re all great books!!

Pada bulan 10 saya membaca “A child called it” – based on true story

Pada bulan 11 saya membaca “Living above the ordinary” – buku rohani

Pada bulan 12 saya membaca “Menjadi Pendengar dan Pelaku Firman” dan “To be Success” – ga da yang selesai dibaca hehehehehe

Pada bulan 1 saya membaca “Sang Pemimpi” – Based on true story dan buku ke dua dari tetralogy Laskar Pelangi.

Pada bulan yang sama(Januari) saya juga menyelesaikan membaca buku “Edensor” yang merupakan buku ke tiga dari tetralogy Laskar Pelangi. (Actually this is greater than the previous edition.. I guess :P )

Setelah membaca buku Sang Pemimpi ini, saya semakin memiliki semangat untuk selalu berharap dan bercita cita.. dan itu benar ada nya! Berhenti bercita cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia! Dua tokoh utama dalam buku itu benar benar orang gila yang tidak pernah mengubur impian mereka, sekalipun impian itu kelihatan mustahil untuk dilakukan..

Buku sang pemimpi benar benar membuka pikiran saya. Selain bermimpi, dibutuhkan keyakinan dan usaha untuk mendapatkan impian itu.. kalau dijelaskan di blog ini, sepertinya akan mengurangi serunya cerita yang ada dibuku itu. Next edition dari Laskar Pelangi yaitu Edensor bercerita tentang masa penantian mereka akan beasiswa keluar negeri dan pengalaman serta perjalanan mereka selama kuliah. Can’t say Great enough!!!!

Coba saja bayangkan dua orang kampung yang belum mengenal apa apa tentang Prancis, bisa menjelajah dari eropa sampai ke Afrika. But they did it! Awesome!

Saya jadi teringat akan cita cita saya yang untuk sementara waktu belum bisa terealisasi hihihi… Geli kalau saya mengingatnya lagi. Tapi satu hal yang menggugah saya, kalau bapak tua saya (Paman) bisa sekolah di Prancis dan menjadi seorang designer yang well known.. lalu kenapa saya tidak! Hmm hanya aja waktu dan kesempatan kami saja yang berbeda (satu lagi, bapak kami beda hihihihi). Saya yakin Tuhan tahu, tapi menunggu. Let me say, both of these great books hit me the most. J benar benar menginspirasi untuk selalu berusaha dan bermimpi.

Buku A Child called it juga buku yang bagus dan layak dibaca semua orang. Alasan saya berargumen demikian karena satu, buku itu merupakan perjuangan hidup seorang anak kecil yang masa kecil nya dipenuhi dengan kekerasan dan dikucilkan. Yang kedua, buku ini juga dapat dijadikan pertimbangan bagi orangtua dan calon orangtua yang membesarkan atau akan membesarkan anak nantinya. Ternyata, hal kecil pun dapat berdampak besar bagi seorang anak yang bagi kita mungkin itu terkesan sepele. Buku ini juga menjadi A must read.. :)

(Thanks for the one who gave it to me J. Can’t say thanks enough J)

Nah tiga buku lagi itu ga selesai saya baca hehe, kenapa… pertama dua buku dari tiga buku itu agak susah dicerna otak (bahasa inggris tingkat tinggi pulak nya hehehe). Yang kedua, waktu itu agak sibuk gitu (biar ada alasan hihihi). Tapi saya cukup tertarik dan tertantang untuk menyelesaikan membaca ketiga buku itu.:)

Oh ya, aktivitas saya dalam dua minggu ini adalah melakukan prakarya. Saya senang menghasilkan sesuatu yang dikerjakan dengan tangan sendiri… Khusus nya yang berbau seni :P

Dua minggu terakhir ini saya mengerjakan hiasan rumah berupa buah pohon pinus yang dipernis dan diberi gliter, trus dikasi batang dan daun.. Hmmmm hasil nya great! Saya puas.. tinggal membeli vas bunga minimalis dan dikasi pita dan sedikit hiasan kecil. Cantik bukan.. sekarang tempat tinggal saya menjadi lebih natural

Kemarin saya juga mengerjakan hiasan di vas kaca yang diisi dengan aneka kulit kerang dan rumah siput, pasir dan beberapa buah dari tanaman sejenis pinus kecil (yang saya bawa dari makassar). Kerang dan siput saya berwarna warni dan pasir saya berwarna putih. Dan hasil nya wowwwww great juga!!!! Ini terinspirasi dari kerang yang cantik tapi terbuang begitu saja di tepi pantai ..

Saya benar benar sangat senang.. Ruangan jadi lebih bagus deh :) . Teman teman mau melakukan hal yang sama??? Tertarik?? Hehehehe… kalau mau beli vas, jangan di carrefour dehh.. ga banyak mode nya, beli di toko pecah belah rumah tangga aja langsung, selain lebih murah, pilihan bentuk juga lebih banyak. Untuk mencari kerang kerangan, udah banyak yang jual.. contoh nya di area pernak pernik Gramedia (harganya mahal hihiii mending pergi ke pantai aja).

Kalau buah pinus itu banyak dipuncak. Kalau kejauhan cari aja di wilayah yang ada pohon pinus nya :) . Kalau pernis sangat murah :) . Oh ya, setelah dipernis , buah pinus jadi mengkilap. Selain itu, pernis menjaga buah pernis diharat sama rayap. :)

Tertarik untuk membuatnya? :)

Terimakasih sudah membaca :)

Posted by: mathilde napitupulu | December 14, 2009

Great ompung :)

Berawal dari melihat foto rumah ompungku dari mami yang ada di siborong borong.. rumah ompung ku yang sangat sederhana menjadi saksi dan kenangan indah ku bersama almarhum ompung doli ku dan si cantik ompung boru.. J

Rumah itu tidak mewah, tetapi sangat sangat sederhana. Biar ku deskripsikan secara singkat okehh..

Rumah ompungku merupakan rumah panggung yang terbuat dari kayu kayu terbaik dari hutan, konon katanya ketika sebuah keluarga akan membangun sebuah rumah maka warga kampoeng akan bahu membahu tanpa dibayar sepeser pun.. WOW J

Rumah ompung tidak dibangun dengan semen sedikit pun, makanya bisa dibayangkan sosodara.. seandainya angin mangullus, wuisssssssssssssssss dingin nya.. mana lagi di depan, kanan, kiri dan blakang rumah ada banyak pohon dan perkebunan kopi keluarga mami. Hmmm dang tarbayangkon be ngali na molo borngin. Rumah ompung terdiri atas ruang depan, tengah (ruang makan) dan dapur.. Ruang dapur ompung ku itu agak turun ke bawah, setiap orang yang pengen marapi api harus turun sekitar selutut orang dewasa untuk menikmati hangatnya perapian ompung sambil menikmati kacang rebus (yang biasanya panen bulan 7 dan 12) dan ubi jalar dari kebun belakang rumah ompung..

Segitulah dulu cerita tentang rumah ompung, soalnya bukan rumah nya yang mau aku certain.. tapi kenangan bersama kedua ompung ku.

Dari kecil, aku Mathilde Anggraini Napitupulu (narsis mode on: J) biasa dipanggil Rini oleh keluarga dari mami.. Tapi ada satuhal yang ga pernah terlupa, ompung boru dan ompung doli sangat jarang manggil Rini, mereka selalu memanggil ku dengan sebutan Reni.. hehehehe.. Anggreni.. J

Sewaktu kecil, liburan sekolah ku selalu dipenuhi acara berkunjung ke rumah ompung yang mana aja .. termasuk ompung siborong borong ku. Kepala ku langsung penuh dengan banyak rencana kalo dengar kata pulkam,, bahasa batak nya tinggil.. hehehe. Jujur, liburan yang paling berkesan selalu liburan di rumah ompung ku yang satu ini. Mami sering pulang ke rumah ompung hanya sekedar melihat dua sejoli itu.. dan yang pasti aku ga bisa ikut karena alasan sekolah dan les.. padahal pengen banget aku ikutanL

Mami dulu sering bilang aku itu orang nya romantis (Mennn bukan aku yang sok narsis, itu mami ku yang bilang :P ). Kalau aku ga bisa ikut melihat ompung, aku akan titip surat cinta ku buat kedua ompung ku. Layak nya surat informal, aku coba berbasa basi sampe dah basi kali surat ku hehehe. Aku coba untuk mengungkapkan rasa kangen terdalam sama ompung. Seandinya itu surat cinta untuk nembak cewe, kali kali udah diterima deh tuh cowo wakakakakaka :D

Dari dulu, keluarga inti kami, khususnya kedua orangtua ku selalu mengajarkan menabung. Dan aku bersyukur kebiasaan itu masih tertanam sampai sekarang dalam jiwa dan sanubari hati dan ragaku :P

Semaccam tu lah, aku punya sedikit uang untuk menitipkan oleh oleh untuk ompung ku sebotol anggur untuk menghangatkan badan nya di malam hari. Dulu, ompung bilang, anggur itu ga berbahaya asal minum dalam takaran wajar (sedikit sedikit) untuk menghangatkan badan sambil bersenda gurau dengan anak dan cucu nya. Ompung sangat terharu mendapatkan oleh oleh dari pahompunya, secara usiaku waktu itu masih 8 tahun. Aku sangat bersyukur masih bisa mengenal keempat ompungku terkhusus yang satu ini, apa lagi kalau dibandingkan dengan orang lain yang mungkin saja tidak pernah bertemu dengan ompung nya.

Ompung ku Sintua Liberty Purba merupakan sosok yang paling bijaksana yang pernah aku kenal seumur hidup. Dan seumur umur, aku belum pernah ketemu orang yang paling taat untuk menjalankan ibadah dan amat percaya dengan keyakinannya itu. Ompung doli telah meninggal pada tanggal 31 Agustus 2005.

Aku sangat menikmati saat kami berdua pergi mencari kayu bakar, pergi ke Gereja bersama dan jalan pagi bersama. Aku senang waktu waktu seperti itu, karena ketika seperti itu lah dia bercerita banyak hal tentang hidup dan itu yang membuat ku senang. Banyak pelajaran tentang hidup yang aku dapat dari ompung ku.

Dia jugalah yang secara serius berbicara tentang pasangan hidup padaku untuk pertama kali. “Carilah seorang pria yang mencintai Tuhan lebih dari segalanya”. Itulah pesan nya padaku. Dan itulah yang aku terapkan sampai saat ini J.

Aku sangat senang ketika dia memelukku erat untuk menghilangkan rasa dingin ku, karena memang rumah ompungku terletak di  tempat yang cukup dingin dan di kelilingi oleh pohon pohon cemara dan pinus yang sangat tinggi.. Rumah yang sangat indah.. J

Suatu saat nanti, aku akan kembali ke rumah sederhana itu. Suatu saat juga aku akan mendapatkan pria seperti yang ompung pesankan, karena aku yakin begitu dan ompung juga bilang kalau aku layak! Hehehehe (narsis mode on off)

If I never say I love you, I do..

If I never say that you are a good man, you are..

Posted by: mathilde napitupulu | December 14, 2009

Happy birthday Babe.. Really miss the way you hug me! :)

14 Desember 2009 become the 53rd of his birthday.

Selamat ulang tahun babe..

Pagi ini aku menelepon nyauntuk mengucapkan selamat ulang tahun dan mengucapkan harapan berkat lebih atas nya.

13 Desember 2009, pagi sekitar pukul 9.40 di gereja aku teringat pada nya. Banyak hal belasan tahun yang lalu telah kami lakukan bersama sama. Dia pria terbaik yang mencintai aku dengan tulus sampai saat ini!

Dia memang selalu sibuk dengan banyak hal yang terkadang menjadi prioritas nya. Tapi aku yakin dia memiliki banyak alasan untuk itu semua. Mungkin kata kata yang aku ketikkan ini menggambarkan betapa indahnya waktu yang pernah kami miliki..

Aku rindu saat kau menggendongku dengan tangan mu yang kuat.

Aku rindu saat kau menyambutku dengan tangan terbuka..

Aku rindu saat kau meletakkan aku dipangkuan mu dan menyeka airmata ku..

Aku rindu saat kau meniup dan mengobati luka ku karena aku terlalu banyak bermain..

Aku rindu saat kau meninabobokan ku..

Aku rindu saat kau mengelusku..

Aku rindu saat kita berbelanja bersama..

Aku rindu saat kau memilihkan ku sepatu dan pakaian..

Aku rindu saat kau memasak untuk ku..

Aku rindu saat kita belajar dan bekerja bersama..

Aku rindu saat kau membawa ku di belakangmu dan kita berkendara bersama..

Aku rindu saat kita berpegangan tangan dan lari pagi bersama..

Aku rindu saat kau cerita dengan ku..

Aku rindu saat kau memelukku dan mengatakan semua nya akan baik baik saja..

Aku rindu saat kau datang dengan senyum..

Aku rindu saat kau memegang tangan ku dan menggambar bersama ku

Aku rindu saat kau mengkritik tiap lukisan ku..

Aku rindu memasak untuk mu..

Aku rindu saat kau mencium ku..

Aku rindu saat kau membacakan doa berkat untuk ku..

Selamat ulang tahun babe.. tidak ada yang bisa aku berikan lebih dari yang telah kau berikan dan perbuat untuk ku..Terimakasih untuk cinta kasih tulus mu yang telah kau berikan selama 21 tahun untuk ku.. Kiranya Tuhan Yesus menambahkan berkat untuk kita dan menyatukan kita. Kiranya diberikan-Nya kebijaksanaan atas mu untuk menjalani hidup ke depannya. Cinta ku untuk mu selalu babe..

I love you always!

Dari

Boru mu..

Posted by: mathilde napitupulu | December 3, 2009

Berbagi kasih..

Hari ini tepat hari ketiga suhu badan ku naik turun..

Seumur umur aku ga pernah segininya.. God, capek kali y sakit ini.. ku perhatikan selama beberapa hari ini makan ku teratur aja dan bergizi lagi (:D hehehehe)

Kenapa dengan badan ku .. kepala pusing, ga mood makan.. sude ma mardomu disi… Amang tahe, nasib pangaranto on.. Badan sakit semua, bernapas aja susah.

Tapi sebenarnya bukan itu y mau aku tulis di blog ku..

Kemarin sabtu, tepat nya tanggal 28 November 2009 saya dan beberapa alumni del mengunjungi teman teman yang ada di panti asuhan PASTA. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama yang dilakukan oleh anak anak IA DEL. Banyak hal y bisa menjadi pelajaran hidup ketika saya disana. Melihat mereka tertawa adalah hal yang sangat indah hari itu.

Melihat mereka beraktivitas sangat menyentuh hati saya. Bagaimana tidak… saya bahkan tidak pernah berpikir jika saya berada diposisi mereka. PASTA tidak hanya diisi oleh mereka yang telah menjadi yatim piatu, atau yatim, atau piatu.. diantara mereka bahkan masih ada y memiliki orang tua lengkap, tapi keberadaan mereka di dunia ini tidak pernah diinginkan atau diharapkan oleh keluarga atau orang tua mereka..

Hmmm begini lah dunia.. mereka sangat sopan.. pintar dan semangat.. Aku bahkan mendapatkan berkat dari setiap senyum yang tersungging di tiap wajah mereka, dan itu sangat indah. Senyum mereka sangat tulus tanpa maksud apa pun.. Di dalam keberadaan mereka, senyum itu masih bisa mereka tebar kan.
Bisa kah kita sekalian membayangkan derita dan perasaan terabaikan y mereka rasakan selama ini.

Mungkin hamper tiap hari mami saya ataupun babe saya menelpon saya hanya untuk sekedar mengetahui kabar saya dan memastikan saya baik baik saja (meskipun di umur yang segini  ), tapi saya tidak pernah membayangkan jika saya menjadi mereka.. Saya memberanikan diri bertanya kepada seorang anak yang menjadi warga PASTA. Adik kecil itu bernama Ester. Ester masih memiliki seorang ayah dan adik. Ia bertemu ayah nya 3 bulan yang lalu.. Miris sekali!

Saya yakin, dia sangat haus akan kasih sayang dan perhatian… Inilah salah satu alas an saya harus senantiasa bersyukur atas berkat Tuhan.. Saya masih mendapatkan banyak perhatian dan kasih sayang dari orangtua dan teman teman. Tuhan memang memiliki rahasianya sendiri untuk tiap ciptaan nya. Dan orang orang seperti mereka lah yang Tuhan mau untuk saya lebih perhatikan. Tuhan akan mencukupkan kebutuhan mereka sesuai dengan bagian dan kekayaan Tuhan.

Saya harap mereka masih bisa terus tersenyum, dan tetap menjadi berkat dan kesaksian kasih Tuhan bagi banyak orang. Terimakasih adik kecil ! Mereka telah menjadi teladan untuk hidup dalam kesederhanaan!

Adakah diantara pembaca yang pernah mendengarkan lagu

“Burung pipit yang kecil, dikasihi Tuhan terlebih diriku dikasihi Tuhan”

Saya yakin Tuhan pasti mencukupkan mereka!Banyak cara yang Ia pakai untuk mencukupkan mereka saudaraku, termasuk melalui kita…. Tuhan juga bisa memakai saya dan saudara menjadi saluran berkat dan kasih bagi mereka…. Bukan karena jumlah atau kapasitas seberapa sering kita memberi…tetapi sudahkah kita memberikan dengan hati tulus?

Kiranya artikel ini bisa menjadi berkat bagi pembaca sekalian.

Posted by: mathilde napitupulu | December 1, 2009

And time becomes the only one who knows the value of love.

21 November 2009

And the story goes….

Have you ever felt of deeply yearn of someone?

Have you ever felt that you really want to see him smile at you?

Have you ever felt that you need to hear his voices?

But that could be a mission impossible for you…

Love…

Don’t know exactly when this feeling came up in my life and don’t really know how it works this much till it makes me so weird. I just keep thinking of him over and over again.

Need a pain killer for this feeling!

Love…

After all the sudden, I learn that not everything I can get at the moment I asked. This is the point He want me to know. He wants me to give thanks for every tear I shed, for every happiness I got, and for every step I made…

Now I learned many things about love, even I don’t know for sure that possibly the right things.

Love is not just the word showing that 2 people in a same feeling of happiness, likely, chemistry, way of thing, mind set, and hobby. It is not only about the man saying I love you, would you be mine…

Love is not just about the lady saying “Yes, I do… I love you too” and they made a commitment without knowing the consideration of it.

As the time goes by, they finally found those things that make a breaking situation. And it comes up with a very hard situation. Feeling of understanding, carrying, loving and togetherness lose. Both of them really need of loving, carrying, understanding, loving and togetherness from their spouse.

Till the very end of their sadness and the power of love… The time will show the value of love…

Will you still hiding of your feeling? Will you still pretend from the one you love, and just let the time goes by without saying that you love her/him….

 

Posted by: mathilde napitupulu | December 1, 2009

21 November 2009

21 November 2009

Thank God I could still write down my feeling till this moment of time…

After all I’ve been through for more than a month, just be honest… there are many things really stuck in my mind and I became a little bit weary and worried about.

Never have I missed my parents this much… I really want them to hold me just a few days ago… Maybe this silly headache and stomachache made me suffer of their love. I do yearn of my family, especially of my Mom. Stuck in my deadening project became the most reason of my “Home sick” feeling.

For a few weeks I thought that I could just became a strong and tough girl. But the reality, this thought really became a tough propotion. Sounds weird maybe, but this is the fact… I couldn’t even pass a day without thinking my mom, moreover after I heard she was not in a good health.

God, this is successfully ruining my mind!

What else????

While nobody knows how lonely I am, and after all of the sudden.. I have to hear my wonder woman was not in a good health.

I lost my spirit of being a big girl in a big world for a while. But, this is a must… I have to cheer her up and pretend to make everything will be just fine… God, I really want to hug her at this time…She is the one I really need tonight; I want to hold her tight…

All I can do just saying another pray and cheer her up. Never has she told me that she felt pain, but I knew she must be so upset and wanted me to be by her side that moment…

She got her medical treatment last Thursday and she said that everything on the right way… Well I hope so.

I cry on my bed, wishing she will be just doing fine.

I was wondering what’s going on with her…

I want to see her doing each activity…

I dream of her every night…

I wish I could be the one who might see of her and help her for every work she does.

I miss her for every amazing thing she has done…

I yearn the way she love me…

My dear one… Hopefully to see you get well soon…

She is the most beautiful woman alive I ever saw!

The most wonderful and touchable person I ever met!

I love the way she loves me…

Just get well soon Mom!

Posted by: mathilde napitupulu | December 1, 2009

Miss you Most (at Christmas time)

 

The fire is burning
The room’s all aglow
Outside the December wind blows
Away in the distance the carolers sing in the snow
Everybody’s laughing
The world is celebrating
And everyone’s so happy
Except for me tonight

Because I miss you
Most at Christmas time
And I can’t get you
Get you off my mind
Every other season comes along
And I’m all right
But then I miss you, most at Christmas time

I gaze out the window
This cold winter’s night
At all of the twinkling lights
Alone in the darkness
Remembering when you were mine
Everybody’s smiling
The whole world is rejoicing
And everyone’s embracing
Except for you and I

Baby I miss you
Most at Christmas time
And I can’t get you
Get you off my mind
Every other season comes along
And I’m all right
But then I miss you, most at Christmas time

In the springtime those memories start to fade
With the April rain
Through the summer days
Till autumn’s leaves are gone
I get by without you
Till the snow begins to fall

And then I miss you
Most at Christmas time
And I can’t get you
Get you off my mind
Every other season comes along
And I’m all right…
But then I miss you, most at Christmas time

 

Posted by: mathilde napitupulu | November 6, 2009

5 November 2009

Pagi ini aku mulai dengan banyak pemikiran dan berkat baru tentunya

 

Tidak seperti hari hari lainnya, hari ini aku belajar menghargai diriku dan mulai memikirkan diriku sendiri. Tentunya ini terjadi karena beberapa hal yang telah terjadi sebelumnya

 

Disaat kita merasa emosi, aku mulai sadar bahwa aku tidak boleh mengambil keputusan. Dan setelah semua yang terjadi, aku melihat ke dalam diri “Apa yang telah aku lakukan”

 

Ternyata banyak hal yang telah aku lakukan hanya untuk menyenangkan orang lain tanpa memperhatikan apakah aku sendiri nyaman dengan kondisi itu dan apakah Tuhan juga senang aku melakukannya.

 

“Aku terikut arus, tanpa tahu kemana arah yang aku ambil”

 

Jujur aku salah.. dan aku harus mulai menghargai diriku sendiri. Banyak hal yang telah merugikan diri sendiri yang aku ambil. Aku merasa terpojok setelah aku tahu, bahwa bahkan aku tidak bisa menghargai diriku sendiri.

 

Aku sedih, ketika sadar aku tidak bisa menghargai diri sendiri.

 

Semua keputusan yang aku ambil dan semua perlakuan orang lain terhadapku cukup membuatku sedih dan sakit.

 

Aku putuskan mulai saat ini, aku harus jadi seseorang yang tegas. Tegas terhadap diri sendiri dan tegas terhadap orang lain dan suatu masalah.

 

Apa pun itu, aku harus terima resiko nya, yang pasti aku harus mulai belajar menghargai diri sendiri.

 

Sambil merimangi semua yang terjadi, aku tidak sadar bahkan air mata pun jatuh…

Kita tidak bisa berharap kepada manusia. Apa yang telah kita buat terhadap orang lain semua nya itu harus dilandasi ketulusan hati tanpa mengharapkan apapun. Jika muncul pikiran untuk mendapatkan perlakukan serupa seperti hal baik yang kita lakukan, maka yang ada hanyalah sakit hati dan merasa tidak diperlakukan sewajarnya.

 

Hari ini aku belajar banyak hal. Aku harus kembali belajar bersyukur atas semua yang terjadi. Karena semua nya itu membuat aku lebih kuat. Semua nya itu juga mengenalkan aku dan mengajarkan aku pada sikap orang lain dan pribadi orang yang tidak seharusnya aku tiru. Dan yang pasti itu semua menunjukkan kepada ku keputusan yang harus aku pilih.

 

Aku berterimakasih kepada Tuhan Yesus karena selalu setia menguatkan dan memelukku dalam kondisi apa pun itu. Setidaknya hanya Dia sosok yang selalu tahu perasaan ku

 

 

Posted by: mathilde napitupulu | October 30, 2009

Kamis, 29 Oktober 2009

42-19816837

Kamis, 29 Oktober 2009

Hari ini aku bangun dengan ucapan syukur dan terimakasih untuk berkatnya yang masih aku rasakan.

Ntah kenapa hari ini aku begitu terpikir menjadi seorang ibu… Hahaha aku sendiri tertawa jika membayangkan hal luarbiasa itu terjadi pada ku kelak J

Pagi ini, setelah perbincangan ku dengan Nya aku memasak untuk sarapan pagi dan memasak cemilan untuk sarapan teman teman ku..

Sembari aku memasak aku mencuci beberapa pakaian yang kemarin malam aku tumpuk hehehehe.. Nah, disinilah pikiran itu muncul.. “Jika aku menjadi seorang ibu”

Suatu saat jika Tuhan berkenan, mungkin aku akan menjadi seorang ibu. Ibu dari anak anak ku nanti.. Hahahahaha J meskipun dalam perencanaan ku itu masih dalam waktu yang masih lama, tapi aku membayangkan nya pagi ini. Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan merawat dan membesarkan anak ku dengan tangan ku sendiri. Aku tidak akan mengijinkan orang lain yang memiliki bagian yang paling membahagiakan itu. Aku akan merawat mereka dengan tangan ku sendiri (mereka … secara aku rencana punya anak lebih dari satu wakaakakakaka)

Aku akan memasak untuk mereka, aku akan mencuci untuk mereka, aku akan menghapus peluh ku untuk mereka, aku akan tertawa untuk kehadiran mereka, aku akan banting tulang untuk mereka, aku akan menjadi pahlawan untuk mereka, aku akan menjadi body guard untuk mereka, aku akan menjadi badut bagi mereka, aku akan menjadi wanita tercantik untuk mereka, aku akan menjadi wanita nomor satu bagi mereka, aku akan menjadi apapun yang mereka inginkan selama aku masih bisa.

Aku akan berdiri di atas kedua kaki ku untuk menggendong dan membawa mereka kemanapun aku pergi. Aku akan mengajarkan mereka berjalan dengan kaki kecil mereka dan menyuapi mereka. Aku akan menangis untuk mereka jika mereka bersedih dan kesakitan. Aku akan menjadi seseorang yang akan selalu terlibat dalam hidup mereka, karena mereka adalah bagian penting dalam hidup ku nanti.

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan mengenalkan mereka kepada banyak hal yang akan menambah ilmu hidup mereka.. Aku ingin mereka tumbuh menjadi seseorang yang tangguh, mandiri dan beriman. Aku ingin mereka mempelajari banyak hal..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan menjadi seseorang yang pertama mereka lihat dipagi hari dengan senyum dan ciuman hangat.. dan aku juga ingin menjadi seseorang yang mereka lihat ketika mereka beranjak tidur.. Aku akan menjadi seseorang yang setia menunggu mereka belajar meskipun malam semakin larut..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku tidak akan malu untuk menyanyi di depan mereka dan memainkan piano untuk mereka.. Aku ingin mereka mengenal indah nya irama dan aku ingin mereka memiliki saat saat terindah dengan ku..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan mengajarkan mereka betapa pentingnya menghargai orang lain.. dan aku ingin agar mereka mengenal orangtua yang telah membesarkan ayah dan ibu nya. Terkhusus, aku ingin mereka mengenal dan mendapatkan banyak pelajaran hidup dari ibuku yang luarbiasa..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku akan mengenalkan mereka akan kasih yang murni dan abadi. Kasih yang akan selalu mereka dapatkan, bahkan Kasih itu lebih dari kasih yang aku bisa berikan untuk mereka..

Jika aku menjadi seorang ibu, aku ingin mereka mengetahui banyak hal yang dapat dijadikan pedoman dalam hidup mereka. Aku ingin mereka tidak salah melangkah, dan aku ingin mereka mengetahui hal yang sepatut nya mereka ketahui dan yang tidak pantas untuk mereka lakukan.

Mereka akan menjadi sosok yang aku rindukan dalam hidup ku nanti. Mereka adalah berkat terindah, terunik dan akan selalu menarik untuk ditelusuri. Mereka adalah buah cintaku, dan mereka adalah malaikat dalam hidupku. Suatu saat, aku ingin mereka bisa berkata bahwa mereka bangga memiliki ibu seperti ku J.

Meskipun demikian, jika aku menjadi seorang ibu aku akan menghajar anak ku dengan kasih. Aku akan memberikan mereka ganjaran untuk setiap kesalahan yang mereka lakukan dengan sengaja. Sebab lebih baik ciuman dengan tamparan daripada ciuman dengan jilatan. Aku ingin mereka belajar dari kesalahan dan tidak akan jatuh pada kesalahan yang sama. Dan jika mereka tidak sanggup untuk berjalan sendiri, aku akan berjalan dan kami akan melaluinya bersama sama.

Jika aku menjadi seorang ibu, akan akan menjadi teman bagi mereka yang bisa berbagi kisah cinta dan pelajaran. Aku ingin mereka meraih impian mereka dan aku akan berlari dengan mereka. Aku ingin mereka menjadi sosok yang bisa diandalkan dimanapun mereka berada. Aku ingin mereka bisa bangga dan percaya pada diri mereka.

Aku akan memberikan apapun yang aku bisa berikan untuk mereka. Aku harus siap dengan segala konsekuensi bahwa suatu saat aku harus rela membuang keegoisan ku untuk mereka. Aku akan meluangkan waktu kerja ku untuk mereka. Aku akan membawa dan mengenalkan mereka akan tanah kelahiran ku dan suku ku. Aku akan membawa mereka berlibur untuk berbagi keceriaan mereka. Aku harus berbagi cinta pria yang aku cintai dengan anak ku nanti.

Dan yang pasti semua kisah di atas bisa terjadi jika Tuhan berkenan dan mau mempertemukan aku dengan dia, pria yang tulang rusuk nya ada pada ku.

Kami akan berjuang bersama untuk anak anak ku nanti. Dan itu jika Tuhan berkenan….

Posted by: mathilde napitupulu | October 23, 2009

18 Oktober 2009

Kapal PEsiar Costa Allegra at Port of Makassar

Well, this is another day of “Journey of Makassar session II” hahaha…

I’d like to begin my daily story of life with very nice things to be highlighted.

We can pray. We got time and we got faith. Faith often appears where least expected and falters where it ought to thrive.”

As I spend about 48 hours here, I found many things to be shared to you all… J There are many weird things and many things need to be considered. When I enjoyed the time to have myself some sport in the morning, I found many people staring at me because of my necklace. It is a cross necklace actually, but I just keep asking myself “Is it a problem for you people of my necklace?”

I guess it is still normal in this normal world, but may be not in your small and tiny mind also illiberality way of thinking. At the time they stared at me, I just keep smile as if nothing weird need to be placed as a trouble.

So this is it, I thought it’s the time that my faith would be tested. I would never shame of my Christianity. Whatever you said about me, whatever you think about me that would not be a doubt of my presence here.

That’s become the real “sheep around the wolves “J. I took it for granted as a growth of faith. I cast doubt on pursuing me of your belief. It ain’t changing me at all!

All I need to do here is just trying to do my best, work hard and study hard. That’s it! I just put on my faith on His hand, He who considers me as His beloved daughter. Never will He forsaken me and abandon me. He knows me well and I bet He knows where He put me at. Even if I’m in the middle of nowhere, the place I never knew, I just keep holding on His almighty hand. I can pray every time if the needs be.

That’s all I can do best.

His promises keep me save and feel granted to go everywhere He allowed me to go. His love is eternal for me and you, so keep faith J !!

Older Posts »

Categories