18 Januari 2009
Fiuhhhh .. finally after waiting my great 2 days, I ‘ve done with my book, great book actually.. “Sang Pemimpi”.
Semenjak kecil, saya telah dikenalkan dengan budaya membaca.. dan saya suka itu.
Menginjak usia ke 17 saya berjanji untuk membaca setidak nya satu buku setiap bulan nya. And, kebiasaan itu masih berjalan sampai sekarang.. kalau ada waktu saya merangkum beberapa buku yang saya baca selama tinggal di Jakarta.. They’re all great books!!
Pada bulan 10 saya membaca “A child called it” – based on true story
Pada bulan 11 saya membaca “Living above the ordinary” – buku rohani
Pada bulan 12 saya membaca “Menjadi Pendengar dan Pelaku Firman” dan “To be Success” – ga da yang selesai dibaca hehehehehe
Pada bulan 1 saya membaca “Sang Pemimpi” – Based on true story dan buku ke dua dari tetralogy Laskar Pelangi.
Pada bulan yang sama(Januari) saya juga menyelesaikan membaca buku “Edensor” yang merupakan buku ke tiga dari tetralogy Laskar Pelangi. (Actually this is greater than the previous edition.. I guess
)
Setelah membaca buku Sang Pemimpi ini, saya semakin memiliki semangat untuk selalu berharap dan bercita cita.. dan itu benar ada nya! Berhenti bercita cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia! Dua tokoh utama dalam buku itu benar benar orang gila yang tidak pernah mengubur impian mereka, sekalipun impian itu kelihatan mustahil untuk dilakukan..
Buku sang pemimpi benar benar membuka pikiran saya. Selain bermimpi, dibutuhkan keyakinan dan usaha untuk mendapatkan impian itu.. kalau dijelaskan di blog ini, sepertinya akan mengurangi serunya cerita yang ada dibuku itu. Next edition dari Laskar Pelangi yaitu Edensor bercerita tentang masa penantian mereka akan beasiswa keluar negeri dan pengalaman serta perjalanan mereka selama kuliah. Can’t say Great enough!!!!
Coba saja bayangkan dua orang kampung yang belum mengenal apa apa tentang Prancis, bisa menjelajah dari eropa sampai ke Afrika. But they did it! Awesome!
Saya jadi teringat akan cita cita saya yang untuk sementara waktu belum bisa terealisasi hihihi… Geli kalau saya mengingatnya lagi. Tapi satu hal yang menggugah saya, kalau bapak tua saya (Paman) bisa sekolah di Prancis dan menjadi seorang designer yang well known.. lalu kenapa saya tidak! Hmm hanya aja waktu dan kesempatan kami saja yang berbeda (satu lagi, bapak kami beda hihihihi). Saya yakin Tuhan tahu, tapi menunggu. Let me say, both of these great books hit me the most. J benar benar menginspirasi untuk selalu berusaha dan bermimpi.
Buku A Child called it juga buku yang bagus dan layak dibaca semua orang. Alasan saya berargumen demikian karena satu, buku itu merupakan perjuangan hidup seorang anak kecil yang masa kecil nya dipenuhi dengan kekerasan dan dikucilkan. Yang kedua, buku ini juga dapat dijadikan pertimbangan bagi orangtua dan calon orangtua yang membesarkan atau akan membesarkan anak nantinya. Ternyata, hal kecil pun dapat berdampak besar bagi seorang anak yang bagi kita mungkin itu terkesan sepele. Buku ini juga menjadi A must read..
(Thanks for the one who gave it to me J. Can’t say thanks enough J)
Nah tiga buku lagi itu ga selesai saya baca hehe, kenapa… pertama dua buku dari tiga buku itu agak susah dicerna otak (bahasa inggris tingkat tinggi pulak nya hehehe). Yang kedua, waktu itu agak sibuk gitu (biar ada alasan hihihi). Tapi saya cukup tertarik dan tertantang untuk menyelesaikan membaca ketiga buku itu.:)
Oh ya, aktivitas saya dalam dua minggu ini adalah melakukan prakarya. Saya senang menghasilkan sesuatu yang dikerjakan dengan tangan sendiri… Khusus nya yang berbau seni
Dua minggu terakhir ini saya mengerjakan hiasan rumah berupa buah pohon pinus yang dipernis dan diberi gliter, trus dikasi batang dan daun.. Hmmmm hasil nya great! Saya puas.. tinggal membeli vas bunga minimalis dan dikasi pita dan sedikit hiasan kecil. Cantik bukan.. sekarang tempat tinggal saya menjadi lebih natural
Kemarin saya juga mengerjakan hiasan di vas kaca yang diisi dengan aneka kulit kerang dan rumah siput, pasir dan beberapa buah dari tanaman sejenis pinus kecil (yang saya bawa dari makassar). Kerang dan siput saya berwarna warni dan pasir saya berwarna putih. Dan hasil nya wowwwww great juga!!!! Ini terinspirasi dari kerang yang cantik tapi terbuang begitu saja di tepi pantai ..
Saya benar benar sangat senang.. Ruangan jadi lebih bagus deh
. Teman teman mau melakukan hal yang sama??? Tertarik?? Hehehehe… kalau mau beli vas, jangan di carrefour dehh.. ga banyak mode nya, beli di toko pecah belah rumah tangga aja langsung, selain lebih murah, pilihan bentuk juga lebih banyak. Untuk mencari kerang kerangan, udah banyak yang jual.. contoh nya di area pernak pernik Gramedia (harganya mahal hihiii mending pergi ke pantai aja).
Kalau buah pinus itu banyak dipuncak. Kalau kejauhan cari aja di wilayah yang ada pohon pinus nya
. Kalau pernis sangat murah
. Oh ya, setelah dipernis , buah pinus jadi mengkilap. Selain itu, pernis menjaga buah pernis diharat sama rayap.
Tertarik untuk membuatnya?
Terimakasih sudah membaca







