Hari ini tepat hari ketiga suhu badan ku naik turun..
Seumur umur aku ga pernah segininya.. God, capek kali y sakit ini.. ku perhatikan selama beberapa hari ini makan ku teratur aja dan bergizi lagi (:D hehehehe)
Kenapa dengan badan ku .. kepala pusing, ga mood makan.. sude ma mardomu disi… Amang tahe, nasib pangaranto on.. Badan sakit semua, bernapas aja susah.
Tapi sebenarnya bukan itu y mau aku tulis di blog ku..
Kemarin sabtu, tepat nya tanggal 28 November 2009 saya dan beberapa alumni del mengunjungi teman teman yang ada di panti asuhan PASTA. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama yang dilakukan oleh anak anak IA DEL. Banyak hal y bisa menjadi pelajaran hidup ketika saya disana. Melihat mereka tertawa adalah hal yang sangat indah hari itu.
Melihat mereka beraktivitas sangat menyentuh hati saya. Bagaimana tidak… saya bahkan tidak pernah berpikir jika saya berada diposisi mereka. PASTA tidak hanya diisi oleh mereka yang telah menjadi yatim piatu, atau yatim, atau piatu.. diantara mereka bahkan masih ada y memiliki orang tua lengkap, tapi keberadaan mereka di dunia ini tidak pernah diinginkan atau diharapkan oleh keluarga atau orang tua mereka..
Hmmm begini lah dunia.. mereka sangat sopan.. pintar dan semangat.. Aku bahkan mendapatkan berkat dari setiap senyum yang tersungging di tiap wajah mereka, dan itu sangat indah. Senyum mereka sangat tulus tanpa maksud apa pun.. Di dalam keberadaan mereka, senyum itu masih bisa mereka tebar kan.
Bisa kah kita sekalian membayangkan derita dan perasaan terabaikan y mereka rasakan selama ini.
Mungkin hamper tiap hari mami saya ataupun babe saya menelpon saya hanya untuk sekedar mengetahui kabar saya dan memastikan saya baik baik saja (meskipun di umur yang segini ), tapi saya tidak pernah membayangkan jika saya menjadi mereka.. Saya memberanikan diri bertanya kepada seorang anak yang menjadi warga PASTA. Adik kecil itu bernama Ester. Ester masih memiliki seorang ayah dan adik. Ia bertemu ayah nya 3 bulan yang lalu.. Miris sekali!
Saya yakin, dia sangat haus akan kasih sayang dan perhatian… Inilah salah satu alas an saya harus senantiasa bersyukur atas berkat Tuhan.. Saya masih mendapatkan banyak perhatian dan kasih sayang dari orangtua dan teman teman. Tuhan memang memiliki rahasianya sendiri untuk tiap ciptaan nya. Dan orang orang seperti mereka lah yang Tuhan mau untuk saya lebih perhatikan. Tuhan akan mencukupkan kebutuhan mereka sesuai dengan bagian dan kekayaan Tuhan.
Saya harap mereka masih bisa terus tersenyum, dan tetap menjadi berkat dan kesaksian kasih Tuhan bagi banyak orang. Terimakasih adik kecil ! Mereka telah menjadi teladan untuk hidup dalam kesederhanaan!
Adakah diantara pembaca yang pernah mendengarkan lagu
“Burung pipit yang kecil, dikasihi Tuhan terlebih diriku dikasihi Tuhan”
Saya yakin Tuhan pasti mencukupkan mereka!Banyak cara yang Ia pakai untuk mencukupkan mereka saudaraku, termasuk melalui kita…. Tuhan juga bisa memakai saya dan saudara menjadi saluran berkat dan kasih bagi mereka…. Bukan karena jumlah atau kapasitas seberapa sering kita memberi…tetapi sudahkah kita memberikan dengan hati tulus?
Kiranya artikel ini bisa menjadi berkat bagi pembaca sekalian.






Hello everybody… J